Lolos masuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mewakili Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP), tokoh Syiah Jalalludin Rakhmat berharap
memperjuangkan pluralisme, kalangan Nashrani dan kaum minoritas.
“Pluralisme bagi setiap agama manapun,” ucapnya saat menjadi pembicara
dalam diskusi bertajuk REVOLUSI MENTAL dengan tema “Dari Ali Hingga
Jokowi” yang akan dilaksanakan Hari Rabu, 15 oktober 2014, di Auditorium
Nurcholish Madjid Paramadina.
Adapun secara detil cita-cita yang ingin diwujudkannya adalah membantu
segenap agama minoritas dan kelompok tertindas dalam hal apapun. Ia
memberi contoh, akan memberikan advokasi. Untuk agama Nasrani ia akan
bela sesuai dengan ajarannya. Dan seterusnya sesuai dengan agamanya
masing-masing dalam menyelesaikan persoalan di tengah kehidupan
masyarakat.
“Pluralisme itu mengadili masyarakat sesuai dengan agamanya masing-masing,” demikian harapannya.
Sebelum ini, saat lolos ke DPR, ia sempat mengatakan ingin duduk di
Komisi VIII yang membidangi agama dan ingin memfokuskan terbentuknya
undang-undang perlindungan agama.
Ia mengaku, akan tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan
terpilih dan siap keluar jika tidak ada kontribusi yang dapat
diperjuangkan.
“Jika tidak melakukan apa-apa, saya akan keluar dari parlemen,” janjinya. [Hidayatullah]


0 komentar:
Posting Komentar